Cara Agar Kuat Puasa 30 Hari


     Puasa adalah ibadah yang wajib dilakukan oleh setiap muslim, hal itu dikarenakan perintah untuk berpuasa sudah terdapat di dalam rukun islam yang keempat. Namun yang menjadi topik kali ini adalah tentang "Bagaimana cara menjaga kesehatan tubuh ketika berpuasa?".  Karena banyak orang-orang yang berpuasa, namun akhirnya sakit karena tidak bisa menjaga kesehatan tubuh mereka.

     Oleh karena itulah, Penulis telah menyiapkan tips-tips yang sangat berguna untuk menjaga sistem pertahanan tubuh ketika berpuasa agar tidak mudah jatuh sakit karena menahan lapar dan haus hampir 14 jam selama tiga puluh hari berturut-turut.

     Berikut metode yang bisa Anda lakukan untuk menjaga stabilitas kesehatan tubuh selama bulan ramadhan.

Optimalkan Diet

     Besar kemungkinan bagi Anda untuk makan sangat banyak karena acara-acara tertentu semisal bukber dengan rekan atau bahkan makan besar bersama keluarga sepanjang Bulan Suci Ramadhan, oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memilih diet yang seimbang dengan porsi karbohidrat, lemak dan protein yang tepat. Cobalah untuk menggunakan porsi makan seperti ketika tidak berpuasa dan juga batasi jumlah makanan bergula. Akan lebih baik jika sumber karbohidrat diet And berasal dari makanan yang menyehatkan, seperti gandum utuh, kentang, sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak. Pastikan juga untuk menjaga asupan serat Anda tetap tinggi agar usus tetap sehat tanpa perlu menambah porsi makan Anda, hal ini dapat membantu And untuk merasa lebih kenyang lebih lama.

Buka Puasa

     Merupakan kebiasaan bagi Muslim untuk berbuka puasa dan harus disegerakan, sesuai dengan tradisi yang diajarkan oleh Nabi. Kurma dapat memberikan suntikan energi yang cukup untuk menggantikan energi tubuh yang hilang selama menahan lapar dan haus. Jus buah juga memiliki efek revitalisasi yang serupa. Mulailah berbuka dengan minum banyak air, karena dapat membantu rehidrasi dan mengurangi kemungkinan terlalu banyak makan. Hindari hidangan-hidangan yang mengandung banyak kalori, sekalipun itu adalah tradisi.

Sahur

     Sahur, hidangan yang dimakan menjelang fajar, seharusnya menjadi makanan yang sehat untuk mengisi dan menyediakan energi yang cukup agar dapat bertahan selama berjam-jam. Makanan yang dicerna lambat seperti oat menyediakan pelepasan energi yang konstan dan penting untuk memiliki beberapa cairan dengan vitamin, seperti jus buah atau bahkan mencoba minuman isotonik untuk mengganti garam yang hilang.

Kafein

     Anda pastinya kehilangan secangkir kopi atau teh pada siang hari, tetapi juga usahakan untuk menghindari minuman yang mengandung kafein, termasuk minuman ringan bersoda ketika berbuka puasa dan sahur. Hal ini karena kafein bersifat diuretik dan menstimulasi kehilangan air lebih cepat melalui buang air kecil.

Merasa Lemas

     Jika Anda merasa pusing, lemas, lemah, bingung atau lelah, bahkan setelah Anda beristirahat dengan baik. Ketika berbuka puasa alangkah baiknya segera dan minum air yang mengandung garam dan gula, atau larutan rehidrasi oral untuk mengisi garam, mineral, glukosa, dan cairan dalam tubuh.

Dehidrasi

     Dehidrasi dapat menjadi hal yang sangat mempengaruhi Anda selama puasa dan harus Anda lawan. Ini bisa terjadi terutama di bulan-bulan yang bersuhu lebih panas. Jika Anda menghasilkan sangat sedikit atau tidak ada air seni, sering merasa bingung atau bahkan pingsan, maka Anda harus berbuka puasa dan minum air. Kemudian ganti puasa Anda dikemudian hari ketika Anda merasa sehat.

Merokok

     Ramadhan adalah saat yang sangat tepat untuk berhenti merokok dan kesempatan untuk mengubah kebiasaan tidak sehat lainnya. Mintalah bantuan dokter Anda untuk berhenti merokok.

0 Response to "Cara Agar Kuat Puasa 30 Hari"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel